Customer

Office

Office Addres :
Ds Dusun jetis RT/RW 02/01 Sinduadi mlati sleman yogyakarta

Contact Person :
1. Cahyo XL: 081802646444
2. Cahyo AS: 085292024494
3. Mas bro: 085743938383
4. Niky : 082221146588
5. Kantor : 0274-5306075
6. Washap/wechat: 087838596619
7. PIN BB : 7497D4E2

Fasilitas ini kami berikan sebaik mungkin supaya anda nyaman berbelanja produk kami, salam www.teknisiku.com.

Sparepart printer

Untuk sparepart printer hubungi
dicky : 081903796460
hendrik: 087839042004

Like facebook

Cara Instalasi Jaringan WAN

Anda ingin mendapatkan berbagai macam tutorial jaringan dan semacamnya,

Masuk di TUTORIAL JARINGAN atau TUTORIAL MIKROTIK

 

Peralatan
1.Kompas & peta topografi
2.Penggaris & busur derajat
3.Pensil, penghapus, alat tulis
4.GPS, altimeter, klinometer
5.Kaca pantul & teropong
6.Radio komunikasi (HT)
7.Orinoco PC Card, pigtail & PCI / ISA adapter
8.Multimeter, SWR, cable tester, solder, timah, tang potong kabel
9.Peralatan panjat, harness, trikbiner, webbing, cows tail, pulley
10.Kunci pas, kunci ring, kunci inggris, tang (potong, buaya, jepit), obeng set, tie rap, isolator gel, TBA, unibell
11.Kabel power roll, kabel UTP straight & cross, crimping tools, konektor RJ45
12.Software AP Manager, Orinoco Client, driver & AP Utility Planet, firmware & operating system (NT, W2K, W98 / ME, Linux, FreeBSD + utilitynya)

Survey Lokasi
1.Tentukan koordinat letak kedudukan station, jarak udara pada BTS dgn GPS & kompas pada peta
2.Perhatikan & tandai titik potensial penghalang (obstructure) sepanjang path
3.Hitung SOM, path & acessories loss, EIRP, freznel zone, ketinggian antena
4.Perhatikan posisi pada station lain, kemungkinan potensi hidden station, over shoot & test noise serta interferensi
5.Tentukan posisi ideal tower, elevasi, panjang kabel & alternatif seandainya ada kesulitan dlm instalasi
6.Rencanakan sejumlah alternatif metode instalasi, pemindahan posisi & alat

Pemasangan Konektor
1.Kuliti kabel coaxial dgn penampang melintang, spesifikasi kabel minimum yaitu RG 8 9913 dgn perhitungan losses 10 db setiap 30 m
2.Jangan sampai terjadi goresan berlebihan sebab perambatan gelombang mikro yaitu pada permukaan kabel
3.Pasang konektor dgn cermat & memperhatikan penuh permasalahan kerapian
4.Solder pin ujung konektor dgn cermat & rapi, pastikan tidak terjadi short
5.Perhatikan urutan pemasangan pin & kuncian sehingga dudukan kabel & konektor tidak gampang bergeser
6.Tutup permukaan konektor dgn aluminium foil utk mencegah kebocoran & interferensi, posisi harus menempel pada permukaan konektor
7.Lapisi konektor dgn aluminium foil & lapisi semua permukaan sambungan konektor dgn isolator TBA (biasa utk pemasangan pipa saluran air / kabel listrik instalasi rumah)
8.Terakhir, tutup semua permukaan dgn isolator karet utk mencegah air
9.utk perawatan, ganti semua lapisan pelindung setiap 6 bulan sekali
10.Konektor terbaik yaitu model hexa tanpa solderan & drat sehingga sedikit melukai permukaan kabel, yg dipasang dgn memakai crimping tools, disertai karet bakar sebagai pelindung pengganti isolator karet

Pembuatan POE
1.Power over ethernet diperlukan utk melakukan injeksi catu daya ke perangkat Wireless In A Box yg dipasang di atas tower, POE berguna mengurangi kerugian power (losses) akibat pemakaian kabel & konektor
2.POE memakai 2 pair kabel UTP yg tidak terpakai, 1 pair utk injeksi + (positif) power & 1 pair utk injeksi – (negatif) power, dipakai kabel pair (sepasang) utk menghindari penurunan daya sebab kabel loss
3.Perhatikan bahwa perpermasalahanan paling krusial dlm pembuatan POE yaitu bagaimana trik mencegah terjadinya short, sebab kabel & konektor power penampangnya kecil & gampang bergeser / tertarik, tetesi dgn lilin / isolator gel agar setiap titik sambungan terlindung dari short
4.Sebelum dipakai uji terlebih dahulu semua sambungan dgn multimeter

Instalasi Antena
1.Pasang pipa dgn metode stack minimum sampai ketinggian 1st freznel zone terlewati pada obstructure terdekat
2.Perhatikan stabilitas dudukan pipa & kawat strenght, pasang dudukan kaki utk memanjat & anker cows tail
3.Cek semua sambungan kabel & konektor termasuk penangkal petir Apabila ada
4.Pasang antena dgn rapi & benar, arahkan dgn memakai kompas & GPS sesuai tempat kedudukan BTS di peta
5.Pasang kabel & rapikan sementara, jangan sampai berat kabel menjadi beban sambungan konektor & mengganggu gerak pointing serta kedudukan antena
6.Perhatikan dlm memasang kabel di tower / pipa, jangan ada posisi menekuk yg potensial menjadi akumulasi air hujan, bentuk seutkkian rupa sehingga air hujan bebas jatuh ke bawah

Instalasi Perangkat Radio
1.Instal PC Card & Orinoco dgn benar sampai dikenali oleh OS tanpa konflik & pastikan semua driver serta utility mampu bekerja sempurna
2.Instalasi pada OS W2K membutuhkan driver terbaru dari web site & ada di CD utility kopian, tidak diperlukan driver PCMCIA meskipun PNP W2K melakukannya justru deteksi ini menimbulkan konflik, hapus dirver ini dari Device Manager
3.Instalasi pada NT membutuhkan kecermatan alokasi alamat IO, IRQ & DMA, pada BIOS lebih baik matikan semua device (COM, LPT dll.) & peripheral (sound card, mpeg dll.) yg tidak diperlukan
4.Semua prosedur ini mampu diselesaikan dlm waktu kurang dari 30 menit tidak termasuk instalasi OS, lebih dari waktu ini segera jalankan prosedur selanjutnya
5.ApaApabila terus menerus terjadi kesulitan instalasi, utk sementara utk efisiensi lakukan instalasi dibawah OS Win98 / ME yg lebih gampang & sedikit permasalahan
6.Pada instalasi perangkat radio jenis Wireless In A Box (Mtech, Planet, Micronet dlll.), terlebih dahulu lakukan update firmware & utility
7.Kemudian uji coba semua fungsi yg ada (AP, Inter Building, SAI Client, SAA2, SAA Ad Hoc dll.) termasuk bridging & IP Addressing dgn memakai antena helical, pastikan semua fungsi berjalan baik & stabil
8.Pastikan bahwa perangkat Power Over Ethernet (POE) berjalan sempurna

Pengujian Noise
1.Apabila semua telah berjalan normal, install semua utility yg diperlukan & mulai lakukan pengujian noise / interferensi, pergunakan setting default
2.Tanpa antena perhatikan apakah ada signal strenght yg tertangkap dari station lain disekitarnya, Apabila ada & mencapai good (sekitar 40 % – 60 %) / bahkan lebih, maka dipastikan station tersebut beroperasi melebihi EIRP & potensial menimbulkan gangguan bagi station yg se&g kita bangun, pertimbangkan utk berunding dgn operator BTS / station eksisting tersebut
3.Perhatikan berapa tingkat noise, Apabila mencapai lebih dari tingkat sensitifitas radio (biasanya yaitu sekitar – 83 dbm, baca spesifikasi radio), misalnya – 100 dbm maka di titik station tersebut interferensinya cukup tinggi, tinggal apakah signal strenght yg diterima mampu melebihi noise
4.Perhitungan standar signal strenght yaitu 0 % – 40 % poor, 40 % – 60 % good, 60 % – 100 % excellent, apaApabila signal strenght yg diterima yaitu 60 % akan tetapi noisenya mencapai 20 % maka kondisinya yaitu poor connection (60 % – 20 % – 40 % poor), maka semampu mungkin signal strenght harus mencapai 80 %
5.Koneksi poor biasanya akan menghasilkan PER (packet error rate – mampu dilihat dari persentasi jumlah RTO dlm continous ping) diatas 3 % – 7 % (dilihat dari utility Planet maupun Wave Rider), good berkisar antara 1 % – 3 % & excellent dibawah 1 %, PER antara BTS & station client harus seimbang
6.Perhitungan yg sama mampu dipergunakan utk memperhatikan station lawan / BTS kita, pada prinsipnya signal strenght, tingkat noise, PER harus imbang utk menmampukan stabilitas koneksi yg diharapkan
7.Pertimbangkan alternatif skenario lain Apabila sejumlah perpermasalahanan di atas tidak mampu diatasi, misalkan dgn memindahkan station ke tempat lain, memutar arah pointing ke BTS terdekat lainnya / dgn metode 3 titik (repeater) dll.

Perakitan Antena
1.Antena microwave jenis grid parabolic & loop serta yagi perlu dirakit sebab terdiri dari sejumlah komponen, berbeda dgn jenis patch panel, panel sector maupun omni directional
2.Rakit antena sesuai petunjuk (manual) & gambar konstruksi yg disertakan
3.Kencangkan semua mur & baut termasuk konektor & terutama reflektor
4.Perhatikan bahwa antena microwave sangat peka pada perubahan fokus, maka pada waktu perakitan antena perhatikan sebaik-baiknya fokus reflektor pada horn (driven antena), sedikit perubahan fokus akan berakibat luas seperti misalnya perubahan gain (db) antena
5.Beberapa tipe antena grid parabolic memiliki batang extender yg mampu merubah letak fokus reflektor pada horn sehingga mampu diset gain yg diperlukan

Pointing Antena
1.Setrik umum antena dipasang dgn polarisasi horizontal
2.Arahkan antena sesuai arah yg ditunjukkan kompas & GPS, arah ini kita anggap titik tengah arah (center beam)
3.Geser antena dgn arah yg tetap ke kanan maupun ke kiri center beam, satu per satu pada setiap tahap dgn perhitungan tidak melebihi ½ spesifikasi beam width antena utk setiap sisi (kiri / kanan), misalkan antena 24 db, biasanya memiliki beam width 12 derajat maka, maksimum pergeseran ke arah kiri maupun kanan center beam yaitu 6 derajat
4.Beri tanda pada setiap perubahan arah & tentukan skornya, penentuan arah terbaik dilakukan dgn trik mencari nilai average yg terbaik, parameter utama yg harus diperhatikan yaitu signal strenght, noise & stabilitas
5.sebab kebanyakan perangkat radio Wireless In A Box tidak memiliki utility grafis utk merepresentasikan signal strenght, noise dsb (kecuali statistik & PER) maka agar lebih praktis, utk pointing gunakan perangkat radio standar 802.11b yg memiliki utility grafis seperti Orinoco / gunakan Wave Rider
6.Selanjutnya Apabila diperlukan lakukan penyesuaian elevasi antena dgn klino meter sesuai sudut antena pada station lawan, hitung berdasarkan perhitungan kelengkungan bumi & bandingkan dgn kontur pada peta topografi
7.Ketika arah & elevasi terbaik yg diperkirakan telah tercapai maka apaApabila diperlukan mampu dilakukan pembalikan polarisasi antena dari horizontal ke vertical utk mempersempit beam width & meningkatkan fokus transmisi, syaratnya kedua titik mempergunakan antena yg sama (grid parabolic) & di kedua titik polarisasi antena harus sama (artinya di sisi lawan polarisasi antena juga harus dibalik menjadi vertical)

Pengujian Koneksi Radio
1.Lakukan pengujian signal, mirip dgn pengujian noise, hanya saja pada waktu ini antena & kabel (termasuk POE) sudah dihubungkan ke perangkat radio
2.Sesuaikan channel & nama SSID (Network Name) dgn identitas BTS / AP tujuan, utkkian juga enkripsinya, apaApabila dipergunakan otentikasi MAC Address maka di AP

 

Kategori lain silahkan klik di bawah ini :

contact person

No rekening
Jumlah Pengunjung





Page rank
  • Cara Setting Konfigurasi Mikrotik
    Langkah-langkah berikut adalah dasar-dasar setup mikrotik yang dikonfigurasikan untuk jaringan sederhana sebagai gateway server. 1. Langkah pertama adalah install Mikrotik RouterOS pada PC atau pasang DOM. 2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console : MikroTik v2.9.39 Login: admin Password: (kosongkan) Sampai langkah ini kita sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. User default adalah admin dan […]
    admin
  • Mikrotik Router
    MikroTik RouterOS™ adalah sistem operasi linux yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk ip network dan jaringan wireless, cocok digunakan oleh ISP dan provider hostspot. Ada pun fitur2 nya sbb: * Firewall and NAT – stateful packet filtering; Peer-to-Peer protocol filtering; source and destination NAT; […]
    admin
  • Pengertian Access Server
    Access Server Server akses. Juga dikenal sebagai network access server merupakan sebuah proses komunikasi yang menghubungkan peralatan asynchronous ke LAN atau WAN melalui network dan software terminal emulation, menyediakan routing synchronous atauasynchronous dari protokol-protokol yang didukung. Accounting Satu dari tiga komponen AAA. Accounting menyediakan fungsi audit dan log untuk model keamanan. Acknowledgment Verifikasi yang dikirim […]
    admin
  • Istilah-istilah Dalam Jaringan
    Dalam jaringan komputer banyak sekali kita menemukan istilah-istilah yang digunakan didalamnya. Hambatan yang sering terjadi dalam belajar jaringan komputer adalah banyaknya istilah atau kata yang digunakan terkadang istilah tersebut tidak didalam buku atau kamus bahasa inggris karena memang istilah yang digunakan bukan merupakan kata- kata namun singkatan seperti TCP/IP atau IP banyak orang yang terframe […]
    admin
  • Pengertian WAN
    WAN – wide-area network. Komputer yang terhubung berada pada tempat yang berjauhan dan dihubungkan dengan line telepon atau gelombang radio. WAP – Wireless Application Protocol. Standar protokol untuk aplikasi wireless (seperti yang digunakan pada ponsel). WAP bekerja dalam modus teks dengan kecepatan sekitar 9,6 kbps. Belakangan juga dikembangkan protokol GPRS yang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan […]
    admin
  • Cara Transmisi Data
    SDSL – Symmetric Digital Subscriber Line. Salah satu tipe DSL yang memungkinkantransfer data untuk upstream maupun downstream berjalan pada kecepatan yang sama. SDSL umumnya berkerja pada kecepatan 384 kbps (kilobit per detik). Serial – Jenis komunikasi yang mentransmisikan data secara berurutan, satu bit pada suatu waktu, melalui kabel tunggal. Pada umumnya komunikasi serial agak lambat […]
    admin
  • Internet surfing
    Internet surfing – Pemakaian browser Web Anda untuk melihat informasi yang disimpan pada banyak komputer berbeda di Internet. Informasi diakses melalui pages yang dikelola sebagai Websites Intranet – Sebuah jaringan privat dengan sistem dan hirarki yang sama dengan internet namun tidak terhubung dengan jaringan internet dan hanya digunakan secar internal. Industry Standard Architecture (ISA) slot […]
    admin
  • Pengertian Jaringan dan Mikrotik
    Istilah Internet Indonesia adalah istilh-istilah yang disierap dari bahsa asing karena kemajuan teknologi internet. Mayoritas istilah-istilah tersebut adalah berasal dari bahasa Inggris Amerika, karena dipandang memiliki kekayaan kosakta internet yang paling luas. Berikut ini adalah istilah-istilah internet yang diserap dari bahasa asing: ADN – Advanced Digital Network. Biasanya merujuk kepada saluran leased line berkecepatan 56Kbps. […]
    admin
  • Instalasi mikrotik bagian 5
    Setelah Marck Connection dan Mark Packet dibuat kemudian kita mulai membuat Queue Tree dengan terlabih dahulu menentukan Parent untuk download dan parent untuk Upload. Pada parent ini bisa langsung di setting besarnya bandwidth yang dialokasikan pada bagian Limit At dan Max Limit. Setelah dibuat parent baru membuat child yang ada di bawah parent tersebut Queue […]
    admin
  • Instalasi mikrotik bagian 4
    Pada Tab Action, di bagian Action diisi dengan Masquerade. Kemudian tekan tombol OK . Maka setting NAT akan di tampilkan pada windows Firewall. Langkah selanjutnya adalah pengaturan bandwidth. Menu untuk mengatur bandwidth adalah pada menu Queues. Ada beberapa Tab pada windows Queues List : - Simple Queues Pada bagian ini pengaturan bandwidth dengan ketentuan yang […]
    admin